Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kemitraan Program Studi Magister Terapan Pemasaran, Inovasi dan Teknologi, Politeknik Negeri Samarinda bersama pengelola UKM Dapur Wena saat kegiatan implementasi PKM Kemitraan di Samarinda, 18 September 2026.

Polnes Dorong Digitalisasi UKM Dapur Wena melalui Website, E-Catalogue dan Pembayaran Digital

Poskaltim.id, SAMARINDA – Program Studi Magister Terapan Pemasaran, Inovasi dan Teknologi, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kemitraan bersama UKM Dapur Wena Samarinda.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemasaran digital usaha kuliner melalui pengembangan website landing page, e-catalogue, sistem pemesanan digital, dan pembayaran non-tunai.

Program PKM Kemitraan tersebut diketuai oleh Prof. Drs. Surahman, M.M., Ph.D., dengan anggota dosen Dr. Sugeng Hariyadi, S.E., M.B.A. dan Dr. Bela Barus, S.E., M.M.T. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yaitu Chandra Wicaksono, S.Tr.M., Lanang Fitra Syawal, Naira Andhini, dan Maura Marshaya.

Tim memiliki pembagian tugas mulai dari strategi pemasaran, pemasaran digital, UI/UX dan pengelolaan website, dokumentasi, pendataan menu dan harga, hingga promosi melalui media digital.

Dapur Wena merupakan UKM kuliner yang berlokasi di Jl. Untung Suropati Blok H No. 15, Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Berdasarkan pemetaan kebutuhan mitra, salah satu tantangan yang dihadapi adalah perlunya media digital yang mampu menyajikan menu, harga, foto produk, informasi pemesanan, lokasi, jam pelayanan, dan metode pembayaran secara terintegrasi dan mudah diakses pelanggan melalui telepon seluler.

Ketua Tim PKM, Prof. Drs. Surahman, M.M., Ph.D., menjelaskan bahwa program pengabdian ini tidak hanya berorientasi pada pembuatan media promosi, tetapi diarahkan untuk membangun sistem pemasaran digital yang sederhana dan dapat dikelola secara mandiri oleh mitra.

“UKM saat ini memerlukan media pemasaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mudah digunakan oleh pelanggan. Melalui satu tautan, pelanggan diharapkan dapat melihat menu dan harga, melakukan pemesanan, mengetahui lokasi usaha, hingga memperoleh pilihan pembayaran digital. Yang paling penting, setelah program selesai, mitra dapat mengelolanya sendiri,” ujar Surahman.

Solusi utama yang diterapkan berupa pengembangan website landing page/e-catalogue yang mobile-friendly. Website dirancang untuk memuat profil Dapur Wena, foto dan daftar menu, harga, tombol pemesanan, informasi lokasi, serta kontak usaha.

Sistem pemesanan juga diarahkan agar terhubung dengan WhatsApp Business atau formulir order, sementara pembayaran dapat didukung melalui QRIS, mobile banking, maupun pembayaran online sesuai kesiapan mitra.

Digitalisasi Bukan Sekadar Membuat Website

Program PKM ini menggunakan pendekatan partisipatif. Dapur Wena tidak hanya menjadi penerima program, tetapi dilibatkan sejak proses identifikasi kebutuhan, penyediaan data menu dan harga, pengembangan media digital, pengujian sistem, pelatihan hingga evaluasi. Pendekatan tersebut diharapkan membuat teknologi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional usaha.

Selain pembangunan website, tim juga melakukan pendampingan terkait pengelolaan konten digital, pembaruan menu dan harga, foto produk, video promosi, serta penguatan promosi melalui media sosial dan kanal digital lainnya.

Menurut Surahman, salah satu tantangan digitalisasi UKM adalah keberlanjutan setelah program pendampingan berakhir. Karena itu, mitra dibekali kemampuan memperbarui menu, harga, foto dan informasi promosi secara mandiri.

“Teknologi harus mempermudah kegiatan usaha, bukan justru menambah beban pelaku UKM. Karena itu sistem dibuat sederhana, ringan dan mudah dikelola. Harapannya Dapur Wena dapat terus menggunakan dan mengembangkan media digital tersebut dalam kegiatan pemasaran sehari-hari,” tambahnya.

Libatkan Mahasiswa dalam Penyelesaian Masalah Nyata UKM

Kegiatan PKM Kemitraan juga menjadi bagian dari penerapan pembelajaran terapan di Politeknik Negeri Samarinda. Mahasiswa dilibatkan dalam pendataan menu dan harga, desain konten, dokumentasi, pengujian website dan pendampingan kepada mitra. Proposal kegiatan menempatkan program ini sebagai ruang penerapan keilmuan pemasaran digital, inovasi layanan, customer experience, e-commerce dan teknologi pemasaran pada kebutuhan nyata dunia usaha.

Hal tersebut sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang menekankan kemampuan mengintegrasikan pengetahuan dengan penyelesaian persoalan nyata di masyarakat dan dunia usaha.

Program ini juga diharapkan memberi pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami bahwa transformasi digital sebuah usaha bukan semata persoalan teknologi. Keberhasilannya juga dipengaruhi oleh kualitas informasi produk, kemudahan pelanggan melakukan pemesanan, desain pengalaman konsumen, komunikasi pemasaran, serta kemampuan pemilik usaha mengelola kanal digital secara konsisten.

Menuju UKM yang Lebih Mandiri secara Digital

Melalui PKM Kemitraan ini, Dapur Wena ditargetkan memiliki media digital yang semakin terintegrasi. Pelanggan dapat memperoleh informasi menu dan harga dengan lebih mudah, sementara proses pemesanan dan pembayaran dapat dilakukan secara lebih praktis.

Program juga menargetkan peningkatan kemampuan mitra dalam memperbarui menu, harga dan informasi promosi, sehingga keberlanjutan sistem tidak sepenuhnya bergantung pada Tim PKM. Evaluasi program dilakukan melalui uji fungsi website, observasi, wawancara dan pengukuran kemampuan mitra dalam menggunakan serta memperbarui sistem.

Melalui kolaborasi perguruan tinggi, dosen, mahasiswa dan pelaku usaha, kegiatan pengabdian tidak hanya menghasilkan produk teknologi, tetapi juga mendorong terbentuknya UKM yang lebih profesional, mandiri dan berkelanjutan dalam memanfaatkan pemasaran digital.(*/adv)

 

 

About Redaksi

Check Also

Rangkul SMAN 6 Samarinda, Jurusan Administrasi Bisnis Polnes Bekali Siswa Kelas X Public Speaking

Poskaltim.id, Samarinda – Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat …

Dasawisma Go Digital: Workshop Strategi Konten Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Lokal Di Handil Bakti

Poskaltim.id — Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya saing produk lokal di …