Nisita.info, Samarinda — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai langkah baru dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan.
Agenda yang berlangsung di Samarinda, Kamis (23/4), ini menandai pergeseran skema bantuan BI yang kini lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada beasiswa, tetapi juga riset dan pemberdayaan.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan evolusi dari skema bantuan pendidikan sebelumnya. Kini, kolaborasi tersebut dijalankan melalui tiga pilar utama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif.
“Program Pendidikan Kebanksentralan mencakup Program Bantuan Pendidikan, Program Bantuan Penelitian, dan Program Literasi Kebanksentralan. Kami ingin memperkuat pemahaman mengenai mandat dan kebijakan bank sentral, sekaligus mendorong civitas akademika untuk aktif melakukan riset di bidang ini,” ujar Jajang.
Melalui pilar pemberdayaan, BI juga berkomitmen terus meningkatkan kapasitas mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) agar siap menjadi garda terdepan dalam literasi ekonomi di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan enam perguruan tinggi mitra di Kaltim, yakni Universitas Mulawarman, UINSI Samarinda, Universitas Widya Gama Mahakam, Universitas Kutai Kartanegara, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani).
Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P., yang mewakili pimpinan perguruan tinggi mitra, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kami berkomitmen mendukung implementasi program ini melalui sinergi aspek pembelajaran dan penelitian. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli dan berdaya saing dalam isu strategis ekonomi,” tutur Prof. Ince Raden.
Kegiatan kick off ini juga dirangkaikan dengan Kuliah Umum Kebanksentralan yang diikuti oleh 180 mahasiswa. Selain mendapatkan materi mendalam mengenai peran Bank Indonesia, para mahasiswa juga mengikuti talkshow interaktif mengenai Sistem Pembayaran Indonesia dan Pelindungan Konsumen.
Materi ini dinilai krusial mengingat pesatnya perkembangan ekonomi digital di Kalimantan Timur, di mana pemahaman mengenai keamanan bertransaksi dan perlindungan data menjadi kebutuhan dasar bagi generasi muda.
Melalui penguatan sinergi ini, BI Kaltim dan perguruan tinggi mitra berharap dapat mencetak generasi penerus yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas serta kemajuan ekonomi bangsa di masa depan.(Yul/*)
PosKaltim.id Informatif dan Mencerdaskan