Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyerahkan bantuan total 52.425 kilogram (52,425 ton) beras CPPD yang dikemas dalam 10.485 paket untuk wilayah terdampak elnino di Kabupaten Mahakam Ulu.

Wagub Kaltim Serahkan Bantuan Pangan kepada Masyarakat di Mahakam Ulu

Poskaltim.id, MAHAKAM ULU — Dampak kemarau panjang yang mendera wilayah hulu Sungai Mahakam, tepatnya di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, bukan sekadar memicu kekeringan, melainkan melumpuhkan urat nadi kehidupan masyarakat.

Di tengah situasi krisis yang mencekik tersebut, secercah asa akhirnya tiba. Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, turun langsung menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada masyarakat di Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Jumat (11/9/2026). Wagub Kaltim ini sebelumnya juga menyapa warga di Kampung Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai.

Dinas Perhubungan Kaltim mencatat, kapal barang berukuran sedang hingga besar dari Samarinda hanya sanggup berlayar hingga Long Iram di Kutai Barat. Selebihnya, distribusi menuju Ujoh Bilang, Long Pahangai, hingga Long Apari harus terhenti dilanjut dengan estafet menggunakan armada perahu kecil.

Kelumpuhan logistik ini berdampak langsung pada kantong warga. Sekretaris Kecamatan Long Apari, Tasong Saung, mengungkapkan situasi ekonomi yang memprihatinkan di wilayahnya. Akibat tingginya ongkos angkut, harga beras premium ukuran 25 kilogram meroket hingga menembus angka Rp1 juta per sak.

Tak hanya beras, gelombang kenaikan harga juga merembet ke komoditas energi. Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite eceran melonjak hingga kisaran Rp35 ribu per liter. Begitu pula dengan Gas Elpiji 3 kilogram yang melambung ke angka Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, sementara tabung 12 kilogram menyentuh harga Rp650 ribu. Ongkos angkut BBM subsidi per drum yang biasanya berkisar Rp700 ribu pun ikut terkerek naik menjadi Rp1 juta.

Krisis ini melahirkan ironi pahit di tengah masyarakat. Seperti yang digambarkan oleh Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, bahwa persoalan di Long Apari bukan lagi semata-mata soal daya beli masyarakat, melainkan ketersediaan barang itu sendiri di pasaran.

“Dampak dari kemarau di Long Apari dirasakan semua lapisan masyarakat, dari Desil 1 sampai Desil 10. Biarpun duitnya ada, tetapi kalau barangnya tidak ada, sama saja,” ujar Suhuk.

Tekanan hidup warga semakin sempurna ketika sumber penghidupan utama mereka ikut mati. Data Pemkab Mahulu mencatat sedikitnya 150 hektare lahan pertanian mengalami gagal panen (puso) sejak kemarau melanda sejak Juni lalu, memukul telak hasil produksi padi gunung lokal.

Merespons darurat pangan ini, Pemprov Kaltim menggelontorkan bantuan total 52.425 kilogram (52,425 ton) beras yang dikemas dalam 10.485 paket. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Long Apari mendapat alokasi 23.350 kilogram, sementara Long Pahangai menerima 29.075 kilogram, guna meredam lonjakan harga beras medium yang sempat menyentuh angka Rp27 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.

Bantuan ini menjadi bagian dari tahap kedua penyaluran yang menyasar lebih dari 4,200 kepala keluarga (KK) di lima kecamatan terdampak. Wagub Seno Aji menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di wilayah terpencil merupakan wujud nyata keberpihakan negara terhadap warga di perbatasan.

“Kita tidak boleh membiarkan jarak membuat perhatian menjadi jauh. Justru semakin jauh sebuah wilayah, semakin kuat perhatian yang harus kita berikan,” tegas Seno di hadapan warga Tiong Ohang, dalam kunjungan yang turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, serta unsur Forkopimda setempat.

Di balik distribusi bantuan darurat ini, persoalan struktural di hulu Mahakam kian mendesak untuk diselesaikan. Ketergantungan mutlak pada jalur sungai membuat pembukaan akses infrastruktur darat—meski harus menghadapi tantangan berat berupa kontur ekstrem dan titik longsor—menjadi harga mati agar warga Long Apari tidak terus-menerus terisolasi setiap kali kemarau panjang tiba.(*/mn/yul)

About Redaksi

Check Also

Perkuat Literasi Ekonomi, BI Kaltim Gandeng 6 Kampus Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan

Nisita.info, Samarinda — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai langkah …

Kaltim Berduka, Mantan Sekda Meiliana Berpulang ke Rahmatullah

Poskaltim.id, Samarinda — Langit sore di Samarinda mendadak terasa kelabu. Pada Selasa, 7 April 2026, …