Pemkab Mahakam Ulu Gelar Festival Hudoq Pekayang Simbol Harmoni Manusia dan Alam

Poskaltim.id, LONG PAHANGAI —  Mewakili Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Bupati Angela Idang Belawan membuka Festival Hudoq Pekayang bertempat di Kampung Long Pahangai II, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (19/10/2026).

Dalam sambutannya, Angela Idang Belawan menekankan jika kegiatan ini bukan sekadar melestarikan warisan masa lalu, melainkan jembatan yang menghubungkan manusia dengan alam dan sesama untuk keberlanjutan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan ini.

“Hudoq Pekayang memiliki makna yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Dayak Bahau. Tradisi saling mengunjungi antar-kampung ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sarana mempertemukan keluarga, mempererat persaudaraan, dan menjaga hubungan baik yang telah dirawat lintas generasi,” ujarnya.

Festival yang digelar hingga Kamis (22/10) ini mengusung tema “Hudoq Pekayang: Antara Manusia, Alam, dan Tradisi sebagai Penjaga Warisan Budaya Leluhur”, sehingga Angela mengingatkan bahwa keberlanjutan budaya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan alam sekitarnya.

Merawat alam berarti ikut menjaga ruang hidup masyarakat sekaligus keberlanjutan tradisi yang tumbuh di dalamnya. Penghormatan terhadap warisan leluhur harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga lingkungan yang menopang kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam keteguhan masyarakat Bahau menjaga tanah ulayat, penghormatan terhadap hukum adat, kesucian ritual, serta semangat kebersamaan adalah fondasi yang perlu terus dijaga.

Angela berpesan khusus kepada generasi muda Mahakam Ulu untuk mengambil peran aktif dalam kegiatan budaya. Kepada para pemangku adat dan pelaku budaya, ia meminta untuk terus membagikan pengetahuan dan mendampingi generasi penerus dalam melestarikan budaya Mahakam Ulu.

Selain nilai budaya, festival ini juga diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat lokal. Perjumpaan warga dari berbagai kampung membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk karya lokal. Angela mengajak seluruh peserta dan pengunjung untuk mendukung produk-produk kampung guna membantu perekonomian masyarakat setempat semakin berkembang.

“Jagalah ketertiban dan kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Sambutlah tamu dengan keramahan dan hormati ketentuan adat dalam setiap prosesi. Kebersamaan yang kita bangun akan semakin bermakna apabila setiap orang turut menjaga kenyamanan dan saling menghormati,” ucapnya.(rls/arytma)

About Redaksi

Check Also

Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai

Poskaltim.id, PADANG PARIAMAN, SUMATRA BARAT: Perubahan besar di Desa Sejahtera Astra Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, bermula …

Wajah Budaya Indonesia Memukau Panggung ITB Berlin 2026

Poskaltim.id, Berlin – Kekayaan budaya Indonesia kembali menjadi magnet utama di panggung pariwisata dunia. Melalui …