Monitoring Populasi Orangutan di Taman Nasional Kutai ‎

Poskaltim.id, Kutai Timur — Balai Taman Nasional Kutai (BTNK) kembali melakukan monitoring tahunan terhadap populasi orangutan (Pongo pygmaeus) yang berada di wilayah Taman Nasional Kutai, meliputi Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

‎Pengendali Ekosistem Hutan BTNK, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan agenda rutin setiap tahun untuk mengetahui perkembangan jumlah populasi satwa endemik Kalimantan tersebut.

‎“Kegiatan monitoring dan pengamatan ini kami lakukan rutin setiap tahun, untuk mengetahui jumlah populasi orangutan yang ada di wilayah taman nasional,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, pada Kamis (17/7/2025).

‎Edy menekankan pentingnya kegiatan ini mengingat orangutan merupakan spesies yang dilindungi dan saat ini statusnya terancam punah.

‎Berdasarkan data tahun 2024, tercatat sebanyak 1.277 individu orangutan tersebar di seluruh kawasan Taman Nasional Kutai. Monitoring dilakukan di tiga titik utama (site), yaitu Site Sangkima dan Site Mentoko di wilayah Kutai Timur, serta Site Menamang di wilayah Kutai Kartanegara.

‎Dalam pengamatan populasi, BTNK menggunakan metode sensus sarang (distance sampling). Metode ini dipilih karena orangutan diketahui membuat sarang di atas pohon untuk tidur setiap malamnya.

‎‎“Dengan menghitung jumlah sarang yang ada di suatu area hutan, maka dapat memperkirakan populasi orangutan tanpa harus menjumpai langsung individunya,” jelas Edy.

‎Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan rumus populasi untuk memantau tren kenaikan atau penurunan jumlah individu orangutan dari tahun ke tahun. Hasilnya menjadi dasar pengambilan kebijakan konservasi.

‎Untuk tahun 2025, Edy menyebut proses pengimputan data masih berlangsung dan akan segera dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup  Republik Indonesia setelah rampung. “Upaya monitoring ini sangat penting untuk mendukung kebijakan konservasi orangutan dan ekosistemnya secara berkelanjutan,” pungkasnya.(*/Ty)

About Redaksi

Check Also

Darurat Sampah, KLH Targetkan Pengelolaan 100 Persen pada 2029 Melalui Visi ASRI

Poskaltim.id – Indonesia menetapkan status darurat dalam penanganan sampah. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup …

Mengenal Primata Indonesia Dalam Peringatan Hari Primata Indonesia 2026

Poskaltim.id — Menurut Mammal Diversity Database tahun 2025, Indonesia merupakan salah satu negara dengan keragaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *