Kaltim Digifest 2025 Angkat Tema Akselerasi Transformasi Digital Kaltim Menuju Generasi Emas

Poskaltim.id, Samarinda — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Timur, bekerja sama dengan Pemprov Kaltim, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Kaltimtara, serta perbankan dan pemangku kepentingan terkait, mebuka Kaltim Digifest 2025 dengan tema “Akselerasi Transformasi Digital Kalimantan Timur Menuju Generasi Emas”.

Acara dibuka langsung melalui Opening Ceremony dilaksanakan di Ruang Maratua, Lt. 4 KPwBI Kaltim pada Jumat, 29 Agustus 2025. Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Kepala BI Kaltim, Kepala Direktorat OJK Kaltim, Direktur Operasional dan Manajemen Risiko BPD Kaltimtara, Pimpinan OPD Provinsi maupun Kab/Kota, pimpinan perbankan, akademisi, komunitas digital, serta masyarakat Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Budi Widihartanto, Kepala Perwakilan BI Kaltim, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan, asosiasi, industri, akademisi, komunitas, hingga masyarakat dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Kaltim Digifest dapat terselenggara.

“Digitalisasi Indonesia terus tumbuh pesat dengan penetrasi internet diperkuat dengan implementasi Blueprint Sistem Pembayaran 2025–2030 melalui kanal QRIS, BI-FAST, SNAP, dan e-commerce,” jelas Budi Widihartanto.

Ditambahkannya, transaksi pembayaran digital nasional pada Juli 2025 menembus 4,44 miliar (+45,3% yoy), dengan QRIS tumbuh +162,77% yoy, menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant. Di Kalimantan berkat dukungan infrastruktur digital SATRIA-1 dan jaringan 5G IKN. Inklusi keuangan Kaltim telah mencapai 93,25%, meski literasi keuangan masih 57,14%, sehingga diperlukan sinergi bersama untuk terus mendorong edukasi dan pemanfaatan transaksi digital.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia serta seluruh pihak yang aktif mendukung transformasi digital Kaltim.

“Melalui penguatan ekosistem digital, Kaltim tidak hanya memperkuat daya saing daerah dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap visi pembangunan Indonesia dalam kerangka Astacita menuju bangsa yang berdaya saing, maju, dan inklusif,” ujar Seno.

Pencapaian IETPD 97,5% menunjukan keseriusan pemerintah dalam mendorong transparansi, efisiensi, dan optimalisasi pendapatan melalui digitalisasi.

Kegiatan Kaltim Digifest akan berlansung selama 3 hari mulai tanggal 29-31 Agustus yang akan dimeriahkan oleh Digital Economy Talkshow dengan menghadirkan pakar nasional dan pelaku industri digital, Kaltim Run DigiFest, Food Expo & Bazaar untuk mendorong UMKM kuliner lokal, serta QRISperience Competitions yang mengajak masyarakat berinteraksi langsung dengan teknologi pembayaran digital.

Ke depan, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah, perbankan, komunitas, dan masyarakat akan terus bersinergi memperkuat ekosistem ekonomi digital Kalimantan Timur yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata.(yul/hmsBI)

 

About Redaksi

Check Also

Produk Lokal Didorong Tembus Pasar Global Melalui UMKM

Poskaltim.id, Samarinda – Kaltim Expo 2025 resmi dibuka, menjadi platform strategis bagi lebih dari 430 …

Koperasi Merah Putih Jadi Simbol Gotong Royong Berau

Poskaltim.id, Tanjung Redeb – Di tengah gempuran ekonomi modern, Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat peran koperasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *