Poskaltim.id, Malang — Kegiatan Capacity Building yang dilaksanakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, selaku koordinator wilayah Kalimantan, menghadirkan dua narasumber yang luar biasa. Mereka adalah Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Prof. Gunawan Prayitno, S.P., M.T., Ph.D. dan Redaktur Pelaksana Investigasi dan Kepala Tempo Media Lab, Stefanus Pramono.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto H.W mengatakan dua narasumber yang dihadirkan diharapkan mampu memberikan ilmu baru bagi pemimpin redaksi dan wartawan media massa di Kalimantan.
“Perkembangan global akibat perang Amerika Serikat dan Iran memberikan dampak pada ekonomi pada dunia, termasuk Indonesia. Diharapkan wartawan ekonomi di daerah mampu membuat ulasan berita yang lebih faktual,” ujarnya pada Rabu (6/5/2026).
Ditambahkannya, dengan kegiatan ini diharapkan wartawan mampu memahami kondisi ekonomi saat ini. Mampu meningkatkan kapasitas, membangun jejaring dan memperluas wawasan dalam komunikasi yang disampaikan kepada para pembaca.
“Kegiatan capacity building ini sebagai satu kegiatan yang sangat strategisyang diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan baru kepada para wartaawan,” ujar Aloysius Donanto.
Selain itu, kehadiran narasumber Stefanus Pramono, yang terkenal.dengan podcast “Bocor Alus Tempo”, diharapkan dapat menunjang kinerja wartawan dalam penulisan editorial dan kolom opini di media masing-masing, khususnya tentang perekonomian di daerah.
Diskusi yang dipandun oleh Andromeda Mercury, Jurnalis dan News Anchor TvOne ini mengangkat tema “Bank Indonesia Opinion Maker Wilayah Kalimantan, Memperkuat Komunikasi, Menjaga Ekspektasi, dan Membangun Optimisme Ekonomi Kalimantan.

Acara ini dihadiri oleh ratusan wartawan dan pemimpin redaksi ekonomi dari lima provinsi di Kalimantan, bertempat di Hotel Santika Premiere Kota Malang, Jawa Timur, pada 6-7Mei 2026.
Dalam paparan Guru Besar Universitas Brawijaya Malang, Prof. Gunawan Prayitno, S.P., M.T., Ph.D., pentingnya meningkatkan hilirisasi berbagai produk unggulan masing-masing provinsi di Kalimantan.
Menurutnya, harga bahan baku barang mentah (raw material) akan lebih berharga dan bernilai tinggi apabila ada komitmen pemerintah daerah dalam melakukan hilirisasi yang tidak saja membuka lapangan kerja tetapi juga mampu meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan.
Sementara itu, salah satu bentuk penulisan berita yang memiliki tingkat kesulitan tinggi bagi wartawan adalah cara penulisan Editorial dan Opini. Penulisan ini biasanya hanya dibuat oleh redaktur dan pemimpin redaksi karena penulisan jenis ini beradal dari peristiwa-peristiwa besar dalam sepekan terakhir. Ini juga merupakan bentuk keberpihakan dan jati diri media kepada masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerittahan. (Dilaporkan oleh: Yuliawan Andrianto)
PosKaltim.id Informatif dan Mencerdaskan