Poskaltim.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Kalimantan Timur (Kaltim) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Hasil pantauan terbaru menunjukkan adanya sistem siklonik dan konvergensi massa udara di sekitar Laut Sulawesi dan Selat Makassar yang memicu pertumbuhan awan hujan cukup intens.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Huda Absar, menjelaskan bahwa kondisi ini akan berdampak signifikan pada wilayah pesisir Kaltim dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data meteorologi, pergerakan angin permukaan diprediksi bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6–16 km per jam. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 15–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 100 persen.
“Pada pagi hari, cuaca secara umum berawan tebal. Namun, untuk wilayah Mahakam Ulu dan Kota Balikpapan sudah diprediksi mengalami hujan ringan,” ujar Huda, Jumat (30/1/2026).
Kondisi hujan diprakirakan akan meluas ke hampir seluruh wilayah Kaltim saat memasuki siang hingga malam hari. Kawasan pesisir seperti Kota Bontang, Samarinda, Balikpapan, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi daerah yang diprediksi akan mengalami durasi hujan cukup panjang.
Meski sebagian besar wilayah diguyur hujan, BMKG justru memberikan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fenomena ini menjadi anomali yang perlu diwaspadai di wilayah pedalaman.
“Wilayah Kutai Barat dan Kutai Kartanegara diwaspadai memiliki tingkat kemudahan terbakar yang masuk kategori mudah hingga sangat mudah pada periode 31 Januari hingga 1 Februari 2026,” tambah Huda.
Bagi pelaku transportasi air dan nelayan, tinggi gelombang di sepanjang perairan Kaltim diprakirakan masih dalam kategori rendah, yakni sekitar 1 meter. Namun, perubahan cuaca mendadak di laut tetap harus diantisipasi.
Masyarakat diminta tetap siaga terhadap bencana hidrometeorologi yang menyertai cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Informasi cuaca terkini dapat terus dipantau melalui aplikasi Info BMKG.(*/Prb/ty)
PosKaltim.id Informatif dan Mencerdaskan