Breaking News
Proses instalasi pipa air bersih untuk dialirkan ke wastafel.

Dosen Teknik Sipil Bangunan Air Polnes Laksanakan Kegiatan Pengabdian: Instalasi Pipa Air Bersih di SDN 018 Desa Kutai Lama

Poskaltim.id, Kutai Kartanegara —  Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SDN 018 Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini bertema “Desain dan Instalasi Pipa Air Bersih untuk Wastafel” sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan fasilitas kesehatan dan kebersihan di lingkungan pendidikan,

Ketua tim pelaksana, Ibu Dwi Yuliasari, menyampaikan pembangunan instalasi ini berangkat dari kebutuhan mendesak sekolah terhadap sarana pendukung kebersihan.

“Wastafel di sekolah ini sudah ada, tetapi distribusi airnya belum berjalan baik. Melalui program PKM ini, kami membantu sekolah agar siswa bisa mendapatkan akses air bersih yang layak,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pihak sekolah dalam menyediakan sistem air bersih yang memadai sebagai sarana mencuci tangan dan menjaga kebersihan siswa. Air bersih menjadi kebutuhan vital dalam mendukung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama pasca pandemi Covid-19 yang menuntut kesadaran tinggi terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Ia menambahkan bahwa fasilitas baru tersebut telah membantu meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sekolah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih. Kondisi jaringan pipa yang tidak memadai membuat pasokan air menuju wastafel dan fasilitas sekolah lainnya sering terhambat.

“Kegiatan ini adalah perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami yakini, di mana ilmu pengetahuan harus diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya dunia pendidikan,” ujar Dwi Yuliasari Dosen Teknik Sipil Bangunan Air Polnes.

“Kami berharap sistem air bersih ini dapat dirawat dengan baik dan menjadi pemantik bagi program-program serupa di wilayah lain. Ketika air bersih mengalir, maka kesehatan dan semangat belajar anak-anak pun akan semakin bangkit”.

Kegiatan tidak hanya sebatas pemasangan, tetapi melibatkan desain sistem yang terukur dan berkelanjutan, memastikan solusi yang diberikan bersifat jangka panjang.

Mahasiswa terlibat aktif mulai dari tahap survei lokasi, perhitungan teknis, hingga proses instalasi pipa di lapangan. Keterlibatan langsung ini sekaligus memberikan mereka pengalaman berharga (real-world experience). Instalasi pipa kini menjamin ketersediaan air yang konsisten dan higienis di seluruh fasilitas sekolah, termasuk toilet dan area cuci tangan.

Sementara itu, Kepala SDN 018, Ibu Jarwati, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih. Kehadiran instalasi air bersih ini memudahkan siswa untuk mencuci tangan, apalagi kebiasaan ini perlu terus diterapkan setelah pandemi Covid-19,” jelasnya.(rls/adv)

 

 

 

About Redaksi

Check Also

Brida Kaltim dan Polnes Laksanakan Riset Kolaborasi dan Inovasi Sektor Non-Migas

Poskaltim.id, Samarinda — Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Kalimantan Timur bersama Politeknik Negeri …

Penguasaan Microsoft Office Digenjot, Kunci Guru SD Atasi Tugas Administrasi

Poskaltim.id, Samarinda — Dalam upaya meningkatkan kompetensi digital di lingkungan sekolah dasar, tim pengabdian masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *