Poskaltim.id — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menyatakan kesiapannya untuk menggelar perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua LPTQ Kukar, Sunggono, saat memaparkan kesiapan teknis dalam rapat koordinasi di Kantor Sekda Provinsi Kaltim, Kamis (2/4/2026).
Dalam paparan tersebut, Sunggono menegaskan bahwa Kukar telah menyiapkan 13 lokasi strategis untuk mendukung kelancaran lomba. Halaman Kantor Bupati Kukar akan disulap menjadi arena utama (main venue) untuk seremoni pembukaan dan penutupan, serta lokasi cabang Tilawah golongan anak, remaja, dan dewasa.
Selain arena utama, sejumlah lokasi lain yang akan digunakan meliputi:
-
Pendopo Wakil Bupati dan Aula Bappeda.
-
Berbagai kantor kedinasan (Disdikbud, Dispora, BKPSDM, BPKAD).
-
Ruang Rapat DPRD Kukar dan MAN 2 Kukar.
-
Ruang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar.
“Kami telah melakukan pendataan menyeluruh, mulai dari ketersediaan hotel dan homestay, fasilitas kesehatan, armada transportasi, hingga kesiapan katering dan destinasi wisata bagi para kafilah,” ujar Sunggono.
Ketua LPTQ Kaltim yang juga Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Pemkab Kukar. Ia menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, pelaksanaan MTQ dan STQH akan digabung menjadi satu perhelatan tahunan.
“Semua cabang akan diperlombakan, termasuk hafalan hadist dengan sanad maupun tanpa sanad, serta Karya Tulis Ilmiah Hadist (KTIH). Jika sebelumnya dilaksanakan selang-seling dua tahun sekali, kini MTQH akan digelar setiap tahun,” jelas Sri Wahyuni.
Ia berharap penyelenggaraan di Kota Raja nanti dapat dikemas secara sederhana namun tetap elegan, khidmat, dan berwibawa, sembari mempertahankan standar kesuksesan saat Kaltim menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2024 lalu.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, mengingatkan agar prestasi gemilang kafilah Kaltim—yang berhasil meraih juara umum nasional 2024 dan mengoleksi 12 gelar internasional dalam dua tahun terakhir—tetap terjaga.
Kesiapan Kukar sebagai tuan rumah diharapkan menjadi barometer baru dalam penyelenggaraan ajang pemuliaan Al-Qur’an dan Hadist di Benua Etam, sekaligus menjadi sarana syiar Islam yang berkesan bagi seluruh peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. (*/MJE/prb/ty)
PosKaltim.id Informatif dan Mencerdaskan