Sekda Sri Wahyuni saat memberikan sambutan menyebut dana perjanjian senilai USD 110 juta dalam program FCPF CF, Kaltim sudah menerima dana awal sebesar USD 20,9 juta dua tahun lalu.

Kaltim Panen Hasil Pembangunan Hijau, Dana Puluhan Juta Dolar Dimanfaatkan Efektif

SAMARINDA – Komitmen pembangunan hijau Kalimantan Timur yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade kini terbukti membuahkan hasil. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengungkapkan bahwa dana awal sebesar USD 20,9 juta yang diterima dua tahun lalu dari program global kini telah dimanfaatkan secara efektif oleh perangkat daerah dan masyarakat untuk mendukung program pengurangan emisi.

Hal tersebut disampaikan Sri Wahyuni saat membuka Konsultasi Publik Dokumen Rencana Masyarakat Adat (Indigenous Peoples Plan/IPP) dan Revisi Dokumen Pembagian Manfaat (Benefit Sharing Plan/BSP) dalam kerangka Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF CF) di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (18/9).

Dalam Konsultasi Publik Dokumen Rencana Masyarakat Adat, Sri Wahyuni menegaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari konsistensi Kaltim. Menurutnya, visi pembangunan hijau yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah menjadi panduan bagi semua perangkat daerah.

“Kalau sudah menjadi bagian RPJMD, maka renstra perangkat daerah pasti mengarah ke sana. Artinya, program-program pengurangan emisi menjadi urusan semua perangkat daerah,” tegasnya.

Adapun terkait dana awal dari perjanjian kini telah disalurkan ke berbagai pihak, termasuk kelompok masyarakat, untuk membiayai program-program pro-lingkungan di sepuluh kabupaten/kota di Kaltim. Ini menunjukkan bahwa investasi jangka panjang Kaltim pada keberlanjutan lingkungan kini terbayar dengan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Memang sudah lebih satu dekade komitmen pembangunan hijau berkelanjutan dilakukan. Hal ini sudah dituangkan dalam tiga RPJMD. “Sudah tiga gubernur kita meneruskan pembangunan hijau,” ujar Sri Wahyuni.(*/mar/sul/ky/adpimprovkaltim)

Foto : Adi Suseno/setda.kaltimprov.go.id

About Redaksi

Check Also

Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana Meteorologi Sepanjang 2026, BPBD: Cuaca Sangat Fluktuatif!

Poskaltim.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah berani dengan memproses penetapan …

X Corp Janji Patuhi Hukum Indonesia

Poskaltim.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi melakukan normalisasi akses terhadap layanan kecerdasan buatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *