Ilustrasi Foto oleh Chris Gallagher di Unsplash

Waspada Banjir Rob, BMKG Prediksi Pasang Laut Kaltim Tembus 2,7 Meter hingga 28 Februari

Poskaltim.id, Balikpapan – Masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan adanya fenomena pasang laut dengan ketinggian mencapai 2,7 meter pada periode 21 hingga 28 Februari 2026.

Potensi pasang air laut yang cukup tinggi ini diprediksi tidak hanya menghambat aktivitas di pelabuhan, tetapi juga berisiko memicu banjir rob di sejumlah pemukiman warga pesisir.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, menjelaskan bahwa pasang laut ini dapat berdampak langsung pada roda ekonomi masyarakat.

“Pasang laut dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan, serta berpotensi menyebabkan genangan atau banjir rob di kawasan pesisir. Karena itu, langkah antisipasi sangat diperlukan,” jelas Carolina di Balikpapan, Sabtu (21/2/2026).

Selain mengganggu operasional pelabuhan, fenomena alam ini juga membawa risiko keselamatan, khususnya bagi warga yang tinggal di bibir pantai dan anak-anak yang sering beraktivitas di sekitar perairan.

Berdasarkan data prakiraan BMKG, berikut adalah rincian titik dan waktu puncak pasang laut di beberapa perairan Kaltim:

  • Perairan Balikpapan: Puncak pasang diprediksi terjadi pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA dengan ketinggian 2,7 meter.

  • Teluk Sangkulirang: Pasang tertinggi diperkirakan mencapai 2,7 meter pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.

  • Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi): Prediksi pasang tertinggi mencapai 2,6 meter pada 21 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.

  • Muara Sungai Berau: Menjadi titik dengan pasang tertinggi yang diprakirakan mencapai 2,8 meter pada 21 Februari 2026 pukul 11.00 WITA.

Tips Mitigasi Menghadapi Banjir Rob

Untuk meminimalisir kerugian dan risiko keselamatan, berikut adalah beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh warga pesisir:

  1. Amankan Barang Elektronik dan Berharga: Segera pindahkan peralatan elektronik, dokumen penting, dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah.

  2. Pantau Jadwal Pasang Surut: Perhatikan jam-jam puncak pasang yang dirilis BMKG agar bisa bersiap sebelum air mulai naik ke daratan.

  3. Waspada Kelistrikan: Pastikan kabel atau instalasi listrik yang berada di posisi rendah tidak terendam air untuk menghindari risiko tersengat arus listrik (korsleting).

  4. Awasi Anak-anak: Larang anak-anak bermain di tepi pantai atau saluran air saat pasang sedang naik karena arus bisa sangat kuat dan berbahaya.

  5. Siapkan Jalur Evakuasi: Kenali jalur aman jika ketinggian air meningkat drastis secara tiba-tiba, terutama jika disertai hujan lebat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan maritim melalui kanal resmi demi keselamatan bersama. (*/Prb/ty)

About Redaksi

Check Also

Jadwal Buka Puasa dan Sholat Subuh di Samarinda 20 Februari 2026

Poskaltim.id, Samarinda – Memasuki hari kedua Ramadhan 1447 H Umat Muslim di Samarinda akan berbuka …

Jadwal Imsakiyah Samarinda Kamis 19 Februari 2026, Buka Puasa Pukul 18.32 WITA

Poskaltim.id, Samarinda – Umat Muslim di Kota Samarinda akan berbuka puasa pada pukul 18.32 WITA …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *