TP2G saat menggelar sosialisasi di Aula Gedung E lantai IV Kampus Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). (Foto: Istimewa)

Program “Gratispol” Kaltim 2026 Kini Sasar Mahasiswa Aktif di Semua Semester

Poskaltim.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Tim Percepatan Pendidikan Gratispol (TP2G) resmi mengumumkan perluasan jangkauan program bantuan biaya pendidikan tinggi.

Jika sebelumnya fokus pada mahasiswa baru, mulai tahun 2026, Program Gratispol akan mencakup mahasiswa aktif di seluruh semester guna memastikan keberlanjutan studi pemuda Benua Etam.

Langkah strategis ini disosialisasikan di hadapan para Ketua Jurusan dan Koordinator Program Studi PTN/PTS se-Samarinda dan Kutai Kartanegara di Kampus Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jumat (30/1/2026).

Perluasan kebijakan ini memberikan dampak nyata yang signifikan. Di UMKT saja, tercatat sebanyak 2.205 mahasiswa telah merasakan manfaat langsung dengan dibebaskan dari tagihan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui skema ini.

Ketua TP2G Pemprov Kaltim, Bohari Yusuf, menegaskan bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi untuk masa depan kepemimpinan bangsa. “Anak-anak kita yang hari ini berusia 20 sampai 25 tahun, dua dekade lagi akan berada pada usia kepemimpinan. Mereka inilah yang kita harapkan menjadi penopang masa depan daerah dan bangsa,” ujar Bohari.

Program Gratispol jenjang S1 ini dirancang secara inklusif dengan kriteria utama sebagai berikut:

  • Domisili: Warga asli Kalimantan Timur.

  • Usia: Maksimal 25 tahun pada saat pendaftaran/penerimaan manfaat.

  • Status: Mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi yang telah bekerja sama.

Sosialisasi di Samarinda ini merupakan lanjutan dari rangkaian pertemuan sebelumnya yang digelar di Balikpapan bagi pimpinan PT di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Akselerasi program ini dinilai sangat krusial dalam mendukung visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas serta target nasional Indonesia Emas 2045. Dengan jaminan biaya pendidikan hingga lulus bagi mahasiswa aktif, angka putus kuliah akibat kendala ekonomi diharapkan dapat ditekan secara drastis di Kalimantan Timur.(*/KRV/pt)

About Redaksi

Check Also

POLNES Adakan Pelatihan Pengecekan Kualitas Struktur Bangunan Gedung SMKN 1 Tenggarong

Poskaltim.id, Kutai Kartanegara – Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) mengadakan “Pelatihan Pengecekan Kualitas Struktur Bangunan Gedung …

Dosen Teknik Sipil Polnes Gelar Pendampingan Pembangunan Kelas Baru di SMKN 1 Tenggarong

Poskaltim.id, Tenggarong – Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan melaksanakan pendampingan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *