Banjir merendam pemukiman warga di Dusun Pondok Labu, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Foto: Istimewa)

Dinsos Kaltim Pastikan Logistik Aman dan Pantau Lokasi Terdampak

Poskaltim.id – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang merendam pemukiman warga di Dusun Pondok Labu, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Selasa (3/2/2026).

Tim bentukan Dinsos Kaltim didampingi relawan TAGANA Kutai Kartanegara turun langsung melihat kondisi warga yang terdampak luapan air Sungai Mahakam sejak akhir Januari lalu.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, melaporkan bahwa banjir ini dipicu oleh tingginya curah hujan serta fenomena pasang air sungai yang terjadi sejak 31 Januari. Setidaknya 14 rumah warga di wilayah tersebut terendam air dengan rincian dampak sebagai berikut:

  • RT 09: Terdiri dari 9 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 18 jiwa.

  • RT 10: Terdiri dari 19 KK atau mencapai 67 jiwa.

Hingga saat ini, sebagian warga memilih untuk mengungsi ke area jalan yang lebih tinggi sambil menunggu pendirian tenda darurat oleh BPBD. Terkait pemenuhan kebutuhan dasar, distribusi bantuan logistik dilakukan secara kolaboratif antara BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menariknya, bantuan yang disalurkan merupakan hasil pemanfaatan buffer stock yang sebelumnya telah dipasok dari Gudang Logistik Bencana Dinsos Provinsi Kaltim ke Dinsos Kabupaten. Strategi ini terbukti efektif dalam mempercepat proses distribusi bantuan saat bencana terjadi di daerah.

Achmad Rasyidi menyatakan bahwa berdasarkan dialog dengan Ketua RT setempat, kondisi saat ini mulai aman terkendali dan debit air terpantau menurun. Meski demikian, tim mencatat beberapa persoalan krusial yang dialami warga Dusun Pondok Labu:

  1. Akses Mobilitas: Terdapat beberapa titik jalan rusak yang seringkali tidak dapat dilalui saat banjir, sehingga warga berisiko terisolir.

  2. Energi: Wilayah tersebut belum teraliri listrik 24 jam dan masih bergantung sepenuhnya pada panel tenaga surya (solar cell) untuk kebutuhan harian.

Dinsos Provinsi Kaltim berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan pengurus lingkungan. Jika stok pangan di lokasi pengungsian mulai menipis, tambahan logistik darurat akan segera dikirimkan kembali ke lokasi untuk memastikan seluruh warga tetap terlayani dengan baik.(*/Dinsos/Prb/ty)

About Redaksi

Check Also

Sekda Sunggono Sebut Pinjam Pakai Lahan Kukar di Banjarmasin Wujud Good Governance

Poskaltim.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin resmi menjalin …

Sekda Sunggono Tegaskan MTQ Kukar Ke-46 Fokus Raih Sukses Prestasi

Poskaltim.id, Tenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sekaligus Ketua LPTQ Kukar, Dr. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *