Breaking News

Kepala DPMPD “Sidak” Hasil Peserta Batik dan Minyak Atsiri Serai Wangi

Poskaltim.id, Tenggarong, — Workshop Teknologi Tepat Guna dalam pelatihan membatik dan pelatihan pemanfaatan tanaman Serai Wangi pada 30 Oktober – 7 November 2022, mendapat kunjungan mendadak oleh jajaran pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur (DPMPD Kaltim).

Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi datang secara mendadak dan ingin melihat capaian pelaksanaan workshop menjelang akhir pelaksanaan kegiatan setelah sepekan dilaksanakan.

Ternyata, produk batik yang dihasilkan peserta dari pelatihan ini sangat mengesankan dan diluar ekpektasi penyelenggara yaitu DMPMD Kaltim.

 Dari pelatihan membatik, setiap peserta diberikan kesempatan membuat karya batik masing-masing 2 – 2.5 meter.

“Terkait batik, semua karya peserta bagus-bagus, akan tetapi saya menginginkan agar ada lagi batik motif khusus benda-benda sakral bagi warga Kutai seperti lesung batu, suling, dan bila perlu topeng Hudoq,” ujar Kepala DPMPD Kaltim,  Anwar Sanusi pada Jumat (4/10/2022).

Pada kesempatan itu dia menanyakan ke peserta setelah mengikuti workshop mau diapakan. Peserta pun menjawab, mereka meminta Kepala DPMPD Kaltim dapat membantu mereka minimal permodalan dan pengadaan alat.

“Terus terang itu yang ingin saya lakukan. Bisa langsung menyentuh masyarakat. Bagaimana masyarakat butuh apa kita bantu, tapi kita terbentur aturan dan kewenangan. Makanya nanti kita ingin berkoordinasi ke Pemkab Kukar melalui DPMK agar juga bisa menangkap peluang,” katanya.

Pelatihan ini juga diberikan pembekalan pembuatan alat sederhana untuk kegiatan membatik dan alat penyulingan sederhana minyak Serai Wangi. “Jadi konsepnya tetap memanfaatkan alat-alat sederhana, sesuai tema kegiatan yaitu memanfaatkan teknologi tepat guna.

Dalam kegiatan ini, ada beberapa produk yang dihasilkan antara lain, sabun cuci piring, pengharum pakaian, balsem, antiseptik dan alat suling sederhana. Sementara pelatihan membatik, setiap peserta membuat batik karyanya dengan luas 2,2 sampai dengan 2.5 meter.

Anwar Sanusi dan rombongan sangat mengapresiasi karya-karya peserta pelatihan yang telah menimba pengetahuan sepekan lamanya. Terlebih dalam kegiatan workshop ini juga diikuti oleh beberapa peserta difabel.

“Hasil batiknya luar biasa. Kita sedang pelajari untuk memberikan ruang pamer ataupun membawa beberapa batik ini dalam setiap kegiatan kantor. Kita juga sedang menyeleksi bagaimana jika batik ini menjadi pakaian kerja kami di DPMPD Kaltim,” ujar Anwar.(adv/dpmpdkaltim)

 

 

About Redaksi

Check Also

Menjaga Warisan Budaya, Pelatihan Membatik Menyongsong IKN

Poskaltim.id, Tenggarong – Potensi warisan budaya membatik telah dimiliki bangsa Indonesia sejak ratusan tahun silam.  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *