FKPT Kaltim Mengajak Pemuda Lawan Radikalisme-Terorisme Dengan Memanfaatkan Media Sosial

Poskaltim.id, Samarinda – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk dapat mengenal dan memahami gejala awal paham radikalisme dan terorisme melalui pendekatan yang sesuai dengan jiwa anak muda.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengangkat tema Kampus Rakyat Terpilih Indonesia Pelibatan Masyarakat Bidang Pemuda dan Pendidikan dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme melalui FKPT Kaltim.

Peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa terpilih ini selama dua hari diajarkan bagaimana mengenal, memahami dan mencegah paham radikalisme-terorisme secara dini yang muncul di lingkungan generasi muda.

Ketua FKPT Kaltim H.  Ahmad Jubaidi dalam sambutannya mengatakan generasi muda menjadi kunci agen perubahan  dalam mengurangi paham radikalisme terorisme. Dalam kegiatan Karakter IDE ini, para pelajar dan mahasiswa ini diberikan cara melakukan kontra radikalisme-terorisme melalui  media sosial berupa podcast.

“Tidak ada pilihan lain saat ini untuk kita harus melawan paham radikalisme-terorisme  khususnya di kalangan anak muda dengan memanfaatkan media sosial. Karena saat ini adalah eranya digitalisasi,” ujarnya pada Rabu 929/11/2023).

Menurut Ahmad Jubaidi, penggunaan media sosial lebih familiar di kalangan anak muda saat ini sehingga pendekatan dengan memanfaatkan digitalisasi dan gawai yang dimiliki para anak muda akan lebih terasa pas.

“Melalui cara podcast diharapkan anak muda khususnya pelajar dan mahasiswa dapat melakukan kontra radikalisme terhadap munculnya paham radikalisme-terorisme,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Subdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kolonel  Sus Solehuddin Nasution mengatakan kekayaan alam, budaya dan adat istiadat yang dimiliki oleh Indonesia merupakan satu anugerah Tuhan YME yang harus dijaga oleh bangsa Indonesia.

BNPT melalui  Direktorat  Pencegahan, Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat juga mengajak para pemuda di Kaltim untuk membuat podcast  tentang kearifan lokal yang menyatukan dengan tema kegiatan KARAKTER ID “Kampus Rakyat Terpilih Indonesia”

“Melalui kegiatan ini para pemuda dan         pelajar dimanapun berada tergerak hatinya untuk secara  bersama–sama menjaga kedamaian negara yang kita cintai ini dengan cara menolak segala bentuk narasi  dan ajakan serta paham–paham yang bertentangan dengan 

Menurut pria yang akrab disapa Solnas ini, terorisme jelas menjadi ancaman bagi peradaban modern sehingga semakin jelas teror bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktif biasa, melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap  perdamaian dan keamanan umat manusia, yang bahkan tanpa memandang suku, ras, agama, dan negara. 

Ditambahkan, saat ini, penyebaran paham radikal di kalangan pemuda / pelajar terus digencarkan oleh kelompok radikal terorisme, terutama melalui media sosial.

“Inilah yang harus kita waspadai bersama. Karena bagi kelompok radikal terorisme, pelajar dan mahasiswa adalah target utama penyebaran paham dan perekrutannya. Karena di samping kondisinya yang dianggap masih “labil” para pemuda  juga dapat dijadikan regenerasi yang menjanjikan untuk terus beroperasinya gerakan kelompok radikal terorisme,” ujar Solehuddin Nasution.(*)

About Redaksi

Check Also

Kejati Kaltim Amankan Rp 25 Triliun dari Proyek Strategis Selama 2023

Poskaltim.id, Samarinda — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melalui bidang Intelijen di tahun 2023 melakukan Pengamanan …

BPK Kaltim Menilai Pimpinan dan Pejabat di Kaltim Memiliki Komitmen Menindaklanjuti Rekomendasi BPK

Poskaltim.id, Samarinda –  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  mengadakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *