Dinas Pariwisata Kaltim Kembali Promosikan Wisata Tiga Danau Sebagai Wisata Unggulan

Poskaltim.id, Samarinda – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) beberapa tahun terakhir terus mendorong obyek wisata unggulan berbasis ekowisata sungai “Tiga Danau” yang merupakan tiga danau terluas di Kaltim.

Tiga danau tersebut yaitu Semayang seluas 13.000 hektar dan danau  Melintang 11.000 hektar. Keduanya berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan dan danau Jempang  seluas 15.000 hektar yang berada di Kabupaten Kutai Barat, tidak jauh dengan rangkaian dua danau lainnya.

Kegiatan sosialisasi, edukasi dan perencanaan trip untuk eksplorasi Program Tiga Danau terus dilakukan oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah, sesuai dengan tugasnya masing-masing. Misalnya saja Dinas Pariwisata mempromosikan bagaimana tiga danau ini menjadi tujuan wisata.

Sementara Dinas Perikanan bagaimana meningkatkan dan memanfaatkan potensi ekonomi dan perikanan masyarakat setempat. Begitupun dengan Dinas Lingkungan Hidup melakukan perlindungan hayati dan lingkungan pada tiga kawasan danau yang menjadi sumber air tawar di Kaltim tersebut.

Dinas Pariwisata Kaltim terus melakukan sosialisasi, edukasi dan aneka inovasi agar kawasan tiga danau ini dapat menjadi tujuan wisata populer baik di tingkat daerah maupun nasional. Atas inisiatif tersebut Dispar Kaltim mengadakan kegiatan bertajuk Familiarization Trip We Love Kaltim sejak terakhir.

Jika tahun lalu perjalanan dialokasikan waktu 3 hari 2 malam, pada tahun ini dicoba lebih singkat untuk mengetahui respon peserta berapa waktu ideal perjalanan, apa yang dapat dieksplorasi dan umpan balik dari setiap peserta yang berjumlah 40 orang peserta ini.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaqi usai pelepasan peserta family trip 3 danau tahun 2023.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata  Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi mengatakan maksud dari keseluruhan kegiatan ini adalah menginformasikan kepada masyarakat luas melalui metode pengenalan destinasi wisata secara luas kepada calon wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

“Kita terus terkenalkan objek pariwisata Kaltim agar dikenal masyarakat juga di daerah lain selain itu juga menumbuhkan image bahwa Kaltim layak sebagai daerah tujuan wisata (DTW) melalui tulisan para jurnalis, blogger, influencer, selebgram serta Youtubers serta para operator tur dan travel di Kaltim,” ujarnya pada Senin (29/3/2023).

Ditambahkannya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memberikan saran dan masukan atas upaya Dinas Pariwisata Kaltim dalam mewujudkan Program Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi ini.

Kegiatan Family Trip We Love Kaltim “Tiga Danau” yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur tetap mengesankan walaupun waktu yang singkat dan melelahkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Diana Amiyati, dari Masyarakat Sadar Wisata (Masata) asal Kabupaten Penajam Paser Utara. Diana yang telah dua kali mengikuti kegiatan serupa pada tahun lalu, mengaku tetap excited terhadap setiap kegiatan yang mengeksplorasi tiga danau terbesar di Kaltim yaitu Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang.

“Walau tahun 2021 lalu saya sudah pernah ke sini mengikuti Festival 3 Danau tetapi tetap saja wisata ini menarik. Walaupun untuk tahun ini menyusuri danaunya tidak begitu optimal tidak sempat ke danau Semayang, tetapi overall, semuanya tetap berkesan sekali bagi saya,” ujar Diana yang berstatus mahasiswa Unmul dan konten kreator pariwisata ini.

Perjalanan ini cukup singkat karena hanya membutuhkan waktu dua hari satu malam (2H1M / 2D1N). Berbeda dengan Festival Tiga Danau tahun lalu yang dikemas dalam waktu 3 hari 2 malam (3H2M / 3D2N).

Perjalanan ini cukup melelahkan karena peserta harus menempuh perjalanan dari Samarinda menuju Satuan Pemukiman (SP) Transmigrasi 3 menuju Pelabuhan Kayu Batu yang memakan waktu hingga 3 jam.

Saat tiba di pelabuhan kapal tradisional tersebut, peserta langsung beranjak menyusuri Danau Melintang yang memiliki luas Melintang 11.000 hektar (Ha). Tujuan pertama adalah Desa Muara Enggelam yang merupakan desa di atas air.

Usai waktu sholat Ashar, perjalanan dilanjutkan menuju Jembatan Melintang yang menghubungkan Desa Melintang dengan Desa Sebamban sepanjang 1.200 meter. Di sini peserta menghabiskan waktu sore hingga matahari terbenam sebelum akhirnya tiba di penginapan di Muara Muntai.

Sehingga total perjalanan dari Samarinda sejak pukul 07.30 Wita hingga tiba di penginapan pukul 18.30 adalah 11 jam, baik perjalanan darat dengan kendaraan roda empat hingga eksplorasi danau menggunakan perahu bermesin yang disebut warga kapal cas atau ces.

Adapun pada hari kedua, perjalanan dimulai pukul 07.30 Wita menuju Lamin Mancong dengan menyusuri Danau Jempang yang memakan waktu tempuh selama 3 jam. Sehingga, waktu yang dibutuhkan pergi-pulang selama 6 jam.

Di Desa Adat Mancong, peserta disuguhkan atraksi aneka tarian masyarakat Dayak Benuaq. Puluhan penari wanita, pria hingga anak-anak secara atraktif mengajak para peserta untuk larut dalam kegembiraan.(Penulis: Yuliawan Andrianto) 

About Redaksi

Check Also

BI Kaltim Perkuat Pemahaman Rupiah pada Guru di Samarinda

Poskaltim.id, Samarinda – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KPw BI Kaltim) memperkuat Pemahaman …

Pj. Gubernur Kaltim Hadiri Penutupan Festival Budaya Pampang

Poskaltim.id, Samarinda – Acara Penutupan Perayaan Festival Budaya Pampang dalam rangka HUT ke-51 dan Pesta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *