Breaking News

Didampingi Jurusan Pariwisata Polnes, Pokdarwis MBR Bangkitkan Wisata Kebun Mahoni

Poskaltim.id, KUKAR  —  Dipilihnya Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara ini dikenal dengan nama daerah L-3 (Lokasi III), karena daerah ini adalah pendatang transmigrasi.

Karena desa ini menjadi salah satu desa tujuan transmigrasi pada tahun 1980-an,  saat ini melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  Mentari Bangun Rejo (MBR) tengah berupaya mengembangkan salah satu potensi desa melalui pariwisata, yaitu Wisata Bukit Mahoni.

Proses pengembangan kawasan wisata tersebut saat ini didampingi oleh para dosen Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) yang dilakukan secara bertahap melalui survey potensi wisata.

Pembuatan masterplan kawasan wisata, kapasitas finansial Pokdarwis dan Desa, serta partisipasi stakeholder serta masyarakat. Kegiatan pengabdian desa dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 12 November 2022, bertempat di ruang terbuka Kawasan Wisata Bukit Mahoni.

Di tempat yang sama, dosen Polnes lainnya Eman Sukmana mengatakan jika kesiapan Desa Bangun Rejo terhadap program Polnes ini sangat antusias sekali.

Eman menambahkan kesiapan dapat dibagi menjadi dua yaitu kesiapan destinasi dan kesiapan SDM-nya. Destinasi Kawasan Wisata Bukit Mahoni saat ini sudah memasuki taraf kesiapan sekitar 70% sebelum proses launching dilakukan.

Namun berbeda dengan kesiapan SDM Pokdarwis MBR, Polnes menilai bahwa dengan jumlah yang masih beranggota 6 orang, Pokdarwis MBR masih belum memiliki kesiapan yang matang untuk menyambut pembukaan Kawasan Wisata Bukit Mahoni.

“Akan banyak pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dengan baik jika wisatawan yang berkunjung sangat banyak, sehingga kuantitas SDM pun perlu diperhatikan sebagai support system yang baik dalam persiapan launching kawasan wisata tersebut,” ujar Eman.

Sedangkan Polnes diberikan arahan untuk membantu dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Bukit Mahoni. Setelah dilakukan survey secara langsung di lokasi, tim dosen Jurusan Pariwisata Polnes melihat adanya potensi wisata yang dapat dikembangkan di Bangun Rejo khususnya di Kawasan Bukit Mahoni.

Kemudian langkah-langkah persiapan sampai pelaksanaan pengabdian desa mulai dirancang dan terlaksana pada hari Sabtu tanggal 12 November 2022. Sehingga, dapat memudahkan akademisi dalam merancang dan memperbaharui masterplan Kawasan Wisata Bukit Mahoni.

“Kita dampingi untuk manajemen bersama anggota Pokdarwis MBR berkaitan erat dengan fungsi utama manajemen, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling,” ujar Eman.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokdarwis MBR, Roesmanto mengatakan bahwa dirinya merasa khawatir jika anggota Pokdarwis tidak ada peningkatan sampai bulan Desember nanti, maka kinerja Pokdarwis pasti akan kewalahan saat peluncuran kelak.

“Oleh karena itu, pengembangan kapasitas SDM harus ditingkatkan secara kuantitas dan kualitas, salah satunya melalui pelatihan seperti yang diberikan oleh Polnes ini,” ujar Roesmono.(*/adv)

 

 

 

About Redaksi

Check Also

Jurusan Pariwisata POLNES Menyasar Pelatihan Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga

Poskaltim.id, Samarinda — Pengabdian Kepada Masyarakat Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) fokus pada pengembangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *