Breaking News

Desa Jembayan Tengah Siap Jadi Desa Wisata

Poskaltim.id, Kutai Kartanegara – Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, tampak ramai saat menerima kedatangan puluhan orang tamu dari berbagai industri pariwisata di Samarinda.

Desa Jembayan Tengah bekerjasama dengan Politeknik Samarinda Jurusan Pariwisata, menggelar kegiatan Famtrip Desa Jembayan Tengah setengah penuh.

Tamu diajak untuk secara langsung terlibat dalam berbagai acara panen, mulai dari panen singkong, bawang rambut dan bawang prei, hingga memanen madu kelulut dan melihat proses pembuatan topi seraong. Sebelumnya, rombongan juga telah melihat budidaya jamur tiram putih.

Kepala Desa Jembayan Tengah, Rahimin menjelaskan Desa Jembayan Tengah sudah melakukan kegiatan wisata sejak beberapa tahun lalu, tepatnya pada tahun 2018 dengan nama Festival Kampong Seraong.

“Famtrip yang kami sediakan pada hari ini yaitu wisata cabut singkong, panen bawang rambut dan bawang prei, wisata kampung kambing dan panen madu kelulut, serta melihat proses pembuatan topi seraong khas Kutai,” ujarnya saat menyambut kedatangan tamu pada Sabtu (21/11/2020), bertempat di aula Balai Desa Jembayan Tengah.

Sementara itu, Camat Loa Kulu, Ardiansyah menjelaskan bahwa Kecamatan Loa Kulu nantinya akan menjadi penyangga jika ibu kota negara baru saat dipindahkan ke Kaltim.

“Dua desa akan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara yang akan menjadi lokasi ibu kota negara baru, diantaranya yaitu Desa Sungai Payang,” ujarnya.

Dengan menjadi penyangga ibu kota negara baru kelak, diharapkan sektor pariwisata akan menjadi bagian penting dari kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk pendapatan asli bagi daerah.

Kegiatan Famtrip yang bekerjasama dengan Universitas Kutai Kartanegara dan Polnes Samarinda ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Kecamatan Loa Kulu, bagaimana mengelola potensi desa menjadi objek wisata yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga desa.

Dalam Famtrip ini diikuti oleh puluhan industry dan penggiat pariwisata, diantaranya Hotel Elty Tenggarong, Hotel Mercure, Hotel Bumi Senyiur, Hotel Aston, dan Hotel Borneo Swiss-bell. Terdapat juga Borneo Kersik Luway Travel dan Mahakam Lampion Garden Samarinda.

Dosen Politeknik Samarinda, Mohamad Fauzan mengatakan Desa Jembayan Tengah merupakan desa binaan Polnes di tahun 2020-2021 sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat.

“Karena sebagai bagian dari desa binaan kami dari Polnes Samarinda Jurusan Pariwisata berupaya mengembangkan desa Jembayan Tengah untuk dapat menjadi desa wisata yang profesional, baik dalam penyambutan tamu, pengelolaan kunjungan hingga pemenuhan standar fasilitas desa wisata. Kami berharap desa Jembayan Tengah ini dapat menjadi desa wisata di kemudian hari,” harap Fauzan.(Yuliawan Andrianto)

About Redaksi

Check Also

Semarakkan HUT RI Ke-77, Pekan Olahraga Perbankan Kembali Digelar

Poskaltim.id, Samarinda — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-77 dan …

One comment

  1. Salam Action
    Kepala Desa Jembayan Tengah pasti ingin berupaya mengembangkan desanya,semoga Desa Jembayan Tengah dapat Bisa dikenal masyarakat luas dan menjadi desa wisata yang profesional kedepannya ,dapat membantu perekonomian masyakat ,yang berbagai olahan khas makanan dari para petani pekebun dan kerajinan tangan ,serta para peternak madu kelulut dan kambing .
    sekian komentar dari saya
    Salam Action by jupriyadi@rocketmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *